Avatar

Rudy

Tentang Saya
Halo salam kenal bagi yang belum kenal. Bagi yang sudah kenal, terima kasih mau ikutan coba platform ini. App ini bisa jadi alternatif untuk posting mengenai apapun 🙂
Mengikuti 15
Pengikut 6
Postingan Rudy
Profile
Rudy 09 Jul 2026, 16:11
Foto dari Rudy - Baru menyelesaikan proyek bikin website untuk t...
Baru menyelesaikan proyek bikin website untuk temanku yang jadi sales mobil EV XPENG. Ini alamat situsnya: xpeng-jkt.com
Profile
Rudy 23 Jun 2026, 11:06
Foto dari Rudy - Analisa saham CTRA dari sisi laporan keuangan t...
Analisa saham CTRA dari sisi laporan keuangan terbaru 31 Maret 2026. (PT Ciputra Development Tbk) - Total Aset Lancar: Rp 25,07 triliun (Kas Rp 8,25 triliun; Persediaan Rp 12,94 triliun; Piutang 1,65 triliun; Uang muka 646 miliar). - Total Liabilitas Jangka Pendek: Rp 11,21 trilun. Aset lancar lebih besar daripada liabilitas Jangka Pendek, ini perbandingan yang sehat. Kas cukup besar, bisa menutupi hampir semua hutang jangka pendek, sisanya bisa ditutupi oleh persediaan dan piutang. - Total Liabilitas: Rp 18,34 triliun. - Total Ekuitas: Rp 27,46 triliun. Perbandingan modal cukup menarik karena Ekuitas lebih besar daripada Liabilitas. Alangkah lebih baiknya 2:1 (ekuitas:liabilitas). PENJUALAN NETO - Q1 2026: Rp 2,55 triliun. - Q1 2025: Rp 2,73 triliun. Laba Periode Berjalan - Q1 2026: Rp 549 miliar. - Q1 2025: RP 668 miliar. Omset dan laba turun, untuk bisnis properti tidak bisa memakai laporan kuartalan, harus menggunakan laporan tahunan, karena pendapatan kuartalan tidak stabil. Arus Kas Neto Diperoleh dari Aktivitas Operasi: - Rp 122 miliar. Arus kas positif. Valuasi saat ini di harga kisaran Rp 550 /lembar: - PER 4,92 x - PBVR 0,41 x - Dividen Yield 4,36% Valuasi saham CTRA murah. Dividen yield juga tinggi, menarik untuk menjadi saham dividen. Bisnis: Properti. Kesimpulan: Lebih cocok untuk menjadi saham dividen. Kalau untuk pertumbuhan jangka panjang, tidak cocok. Kalau untuk trading jangka pendek, resikonya cukup tinggi. Untuk saat ini, saya pribadi tidak begitu menarik, karena membutuhkan saham yang bisa tumbuh dalam jangka panjang. Disclaimer: Saya tidak bisa menebak harga saham, bisa saja saat saya bilang netral ke saham ini, tiba-tiba harga saham ini turun atau naik. Saya hanya analisa dari sisi resiko keuangan dan bisnis saja. Bagi kalian yang mau agar saya bahas saham lainnya, silakan tulis kode sahamnya di postingan atau di kolom komentar.
Profile
Rudy 17 Jun 2026, 10:20
Foto dari Rudy - Marketing
Marketing
Profile
Rudy 13 Jun 2026, 12:44
Foto dari Rudy - Menjadi tua tidak otomatis bertambah pintar & b...
Menjadi tua tidak otomatis bertambah pintar & bijak. Butuh input, pembelajaran dan praktek.
Profile
Rudy 12 Jun 2026, 21:46
Foto dari Rudy - Kegiatan hari ini:
Benerin jarak logo dengan n... Foto dari Rudy - Kegiatan hari ini:
Benerin jarak logo dengan n... Foto dari Rudy - Kegiatan hari ini:
Benerin jarak logo dengan n...
Kegiatan hari ini: Benerin jarak logo dengan nama brand di kertas struk; membuat tampilan icon di android; membuat menu memilih printer; merapikan kode yang double atau berulang menjadi satu atau sederhana.
Profile
Rudy 12 Jun 2026, 09:49
Foto dari Rudy - Analisa saham ACES dari sisi laporan keuangan t...
Analisa saham ACES dari sisi laporan keuangan terbaru 31 Maret 2026. (PT ASPIRASI HIDUP INDONESIA Tbk) - Total Aset Lancar: Rp 6,18 triliun (Kas Rp 1,62 triliun, investasi jangka pendek Rp 1,02 triliun, Persediaan Rp 2,93 triliun). - Total Liabilitas Jangka Pendek: Rp 874 miliar. Arus kas jangka pendek sangat sehat, hutang jangka pendek hanya Rp 874 miliar, sedangkan uang kas ada Rp 1,62 triliun, Uang kas ada dua kali dari hutang jangka pendek. - Total Liabilitas: Rp 1,9 triliun. - Total Ekuitas: Rp 6,76 triliun. Perbandingan modal sangat menarik karena Ekuitas lebih besar 3 kali daripada liabilitas. Idealnya Ekuitas harus jauh di atas Liabilitas, agar setiap pendapatan yang dihasilkan bisa diberikan kepada investor daripada membayar hutang. PENJUALAN NETO - Q1 2026: Rp 2,31 triliun. - Q1 2025: Rp 2,1 triliun. Laba Periode Berjalan - Q1 2026: Rp 163 miliar. - Q1 2025: RP 138 miliar. Omset naik tipis tapi laba naik cukup banyak karena beban keuangan menurun. Arus Kas Neto Diperoleh dari Aktivitas Operasi: - Rp 602 miliar. Arus kas masuk dari bisnis sangat sehat, masuk ratusan miliar!!! Valuasi saat ini di harga kisaran Rp 354 /lembar: - PER 9,32 x - PBVR 0,91 x - Dividen Yield 8,99% Valuasi saham ACES sudah SANGAT MURAAHHHHH!!!! dengan kinerja keuangan perusahaan yang sangat sehat, apalagi dengan dividen tahunan sebesar 8,99%. Bisnis: Jual perabotan rumah tangga, furnitur dan mainan anak untuk kalangan menengah atas. Kesimpulan: Untuk saat ini saham ACES masih dikategorikan sebagai perusahaan yang sehat dari sisi keuangan, arus kas yang sehat, masih mencatat pertumbuhan omset dan laba, hutang yang kecil dibanding uang kas. Keputusan saat ini: Beli lah saham ACES yang banyak!!! karena secara valuasi sudah sangat murah!! Disclaimer: Saya tidak bisa menebak harga saham, bisa saja saat saya bilang beli saham ini, tiba-tiba harga saham ini turun. Saya hanya analisa dari sisi resiko keuangan dan bisnis saja. Bagi kalian yang mau agar saya bahas saham lainnya, silakan tulis kode sahamnya di postingan atau di kolom komentar.
Profile
Rudy 05 Jun 2026, 15:57
Foto dari Rudy - Progres 90%... aplikasi kasir + stok buatan sen...
Progres 90%... aplikasi kasir + stok buatan sendiri yang berjalan di atas OS android (pakai tablet)..
Profile
Rudy 05 Jun 2026, 09:36
Foto dari Rudy - Analisa saham CPRO dari sisi laporan keuangan t...
Analisa saham CPRO dari sisi laporan keuangan terbaru 31 Maret 2026. (PT Central Proteina Prima Tbk) - Total Aset Lancar: Rp 2,93 triliun (Kas Rp 104 miliar, persediaan Rp 1,67 triliun, Piutang Rp 989 miliar). - Total Liabilitas Jangka Pendek: Rp 2,59 triliun. Kewajiban jangka pendek punya resiko tinggi tidak terbayar karena kas dibawah hutang jangka pendek (liabilitas jangka pendek), aset lain seperti persediaan pun punya resiko macet, dan piutang juga punya resiko tidak terbayar. Selama Persediaan lancar terjual dan piutang lancar ditagih, itu cukup aman. - Total Liabilitas: Rp 3,19 triliun. - Total Ekuitas: Rp 3,89 triliun. Perbandingan modal kurang menarik karena Ekuitas hampir sama dengan liabilitas. Idealnya Ekuitas harus jauh di atas Liabilitas, agar setiap pendapatan yang dihasilkan bisa diberikan kepada investor daripada membayar hutang. PENJUALAN NETO - Q1 2026: Rp 2,46 triliun. - Q1 2025: Rp 2,39 triliun. Laba Periode Berjalan - Q1 2026: Rp 100 miliar. - Q1 2025: RP 160 miliar. Omset naik tipis banget dan laba turun cukup banyak karena beban/biaya meningkat. Arus Kas Neto Diperoleh dari Aktivitas Operasi: - Rp -56 miliar (minus). Pengeluaran lebih besar daripada pemasukan, baru kali ini minus karena peningkatan beban/biaya. Valuasi saat ini di harga kisaran Rp 50 /lembar: - PER 7,45 x - PBVR 0,77 x - Dividen Yield 0% Valuasi saham CPRO bisa dibilang murah, namun hati-hati karena kinerjanya sedang buruk, apalagi dengan pelemahan Rupiah terhadap USD yang mana bahan baku mereka mayoritas dari import. Laporan keuangan ini dicatat saat USD-IDR Rp16.782 per 31 Desember 2025. Saat ini kisaran Rp 18.000. Kenaikan USD terhadap IDR sangat merugikan bagi saham CPRO, karena bahan baku mereka adalah import, ini akan meningkatkan biaya dan beban yang mengurangi laba perusahaan. Apalagi ada kebijakan baru mengenai pajak. Bisnis: Jual makanan hewan peliharaan. Kesimpulan: Untuk saat ini saham CPRO punya resiko yang cukup tinggi karena situasi eksternal, yang mana situasi internal belum beres yaitu hutang yang belum beres. Keputusan saat ini: Hindari saham CPRO. Jika USD terus meningkat, ini akan buruk bagi CPRO, labanya akan terus tergerus. Disclaimer: Saya tidak bisa menebak harga saham, bisa saja saat saya bilang hindari saham ini, tiba-tiba harga saham ini naik. Saya hanya analisa dari sisi resiko keuangan dan bisnis saja. Bagi kalian yang mau agar saya bahas saham lainnya, silakan tulis kode sahamnya di postingan atau di kolom komentar.
Profile
Rudy 30 May 2026, 13:15
Foto dari Rudy - Analisa saham TKIM dari sisi laporan keuangan t...
Analisa saham TKIM dari sisi laporan keuangan terbaru 31 Maret 2026. (PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk) - Total Aset Lancar: 649 juta USD (Kas 100 juta USD, persediaan 261 juta USD). - Total Liabilitas Jangka Pendek: 477 juta USD. Kewajiban jangka pendek punya resiko tinggi tidak terbayar karena kas dibawah hutang jangka pendek (liabilitas jangka pendek), aset lain seperti persediaan pun punya resiko macet. - Total Liabilitas: 988 juta USD. - Total Ekuitas: 3 miliar USD . Perbandingan modal menarik, karena ekuitas lebih besar jauh daripada total hutang (liabilitas). Setiap pendapatan yang dihasilkan, sebagian besar porsinya untuk investor, bukan untuk bayar hutang. PENJUALAN NETO - Q1 2026: 261 juta USD. - Q1 2025: 255 juta USD. Laba Periode Berjalan - Q1 2026: 81 juta USD. - Q1 2025: 98 juta USD. Omset naik tapi laba turun karena ada peningkatan beban/biaya. Arus Kas Neto Diperoleh dari Aktivitas Operasi: -34 juta USD (minus). Pengeluaran lebih besar daripada pemasukan, bahaya jika berlangsung lama. Valuasi saat ini di harga kisaran Rp 5.575 /lembar: - PER 3.15 x - PBVR 0,34 x - Dividen Yield 0.45% Valuasi saham TKIM ini sangat murah dari sisi PER dan PBVR. Namun, untuk keuangan yang punya resiko gagal bayar yang cukup tinggi, pengeluaran lebih besar daripada pemasukan, dan dividen yield yang sangat kecil, aku bisa bilang saham ini beresiko tinggi. Laporan keuangan ini dicatat saat USD-IDR Rp16.782 per 31 Desember 2025. Saat ini kisaran Rp 17.800. TKIM menggunakan USD sebagai alat transaksi utama. Mereka diuntungkan dari kenaikan USD. Bisnis: Jual kertas. Kesimpulan: Saham TKIM untuk saat ini cukup netral, meski ada resiko di jangka pendek, namun mereka memiliki kekuatan aset tetap lainnya yang cukup besar, melebihi resiko jangka pendek, dan mereka diuntungkan oleh kenaikan USD terhadap Rp. Keputusan saat ini: Jika aku harus bersikap terhadap saham TKIM, aku tidak melakukan apapun pada saham ini. Tidak beli bukan karena jelek, karena kurang sempurna saja, aku suka saham yang sempurna dari berbagai sisi. Bagaimana jika posisinya sudah punya barang? kalian bisa menahan saham ini, kalau bosan mungkin bisa keluar, karena daya tarik dari perusahaan ini kurang kuat. Satu-satunya daya tarik bagi value investor adalah murah.. namun aku bukan value investor, aku lebih suka saham yang bertumbuh, dan memiliki potensi pertumbuhan yang lebih besar di masa depan. Disclaimer: Saya tidak bisa menebak harga saham, bisa saja saat saya bilang netral, tiba-tiba harga saham ini naik. Saya hanya analisa dari sisi resiko keuangan dan bisnis saja. Bagi kalian yang mau agar saya bahas saham lainnya, silakan tulis kode sahamnya di postingan atau di kolom komentar.
Profile
Rudy 30 May 2026, 11:12
Foto dari Rudy - Analisa saham BBCA dari sisi laporan keuangan t...
Analisa saham BBCA dari sisi laporan keuangan terbaru 31 Maret 2026. (PT Bank Central Asia Tbk). - Total Simpanan Nasabah: Rp 1.276 triliun (seribu dua ratus triliun). - Kredit yang diberikan: Rp 940 triliun. Perbandingan yang cukup sehat, nilai kredit yang diberikan sangat besar, dan masih ada ruang pertumbuhan untuk memberikan kredit lebih banyak lagi. - Liabilitas dan beban lainnya: 72 triliun. - Kas: Rp 23 triliun. - Giro pada BI: 58 triliun - Penempatan pada BI dan bank lain: 27 triliun Total hutang dan beban bisa diatasi dengan kas & simpanan pada bank lain. - Total Liabilitas: Rp 1.370 triliun. - Total Liabilitas dikurangi Simpanan Nasabah: Rp 94 triliun. - Total Ekuitas: Rp 259 triliun. Perbandingan modal sangat menarik, karena ekuitas lebih besar daripada liabilitas (di luar simpanan nasabah). Setiap pendapatan yang dihasilkan, sebagian besar porsinya untuk investor, bukan untuk bayar hutang. PENDAPATAN BUNGA - Q1 2026: Rp 24,3 triliun. - Q1 2025: Rp 24,1 triliun. Pendapatan dari bunga hanya naik sangat tipis. Laba Bersih - Q1 2026: Rp 14,6 triliun. - Q1 2025: Rp 14,1 triliun. Laba bersih juga naik sangat tipis, masih untung. Arus Kas Neto Diperoleh dari Aktivitas Operasi: Rp +21 triliun (bunga masuk - bunga keluar). Arus kas sangat positif dan sehat. Valuasi saat ini di harga kisaran Rp 5.700 /lembar: PER 11,96 x PBVR 2,71 x Dividen yield 5,89% Sudah murah (patokan ku: jika dividen yield menyentuh di atas 5%). Bisnis: Bank (Untung dari pinjaman). Kesimpulan: - Pertumbuhan bisnis stagnan, tapi masih untung tinggi. - Valuasi sudah cukup wajar / murah Keputusan saat ini: Untuk saat ini, saham BBCA layak beli, untuk kenaikan harga di masa depan (tahun-tahun berikutnya). Disclaimer: Saya tidak bisa menebak harga saham, bisa saja saat saya bilang layak beli, tiba-tiba harga saham turun. Saya hanya analisa dari sisi resiko keuangan dan bisnis saja. Bagi kalian yang mau agar saya bahas saham lainnya, silakan tulis kode sahamnya di postingan atau di kolom komentar ini.